Kalimat Bijak :

Sunday, September 13, 2015

Aren (Arenga pinnata) Sebagai Sumber Energi Alternatif

Pohon Aren (Arenga pinnata)
Ketersediaan energi dari bahan bakar fosil semakin menipis seiring pertambahan konsumsi bahan bakar fosil dan semakin berkurangnya potensi bahan-bakar fosil dalam perut bumi. Solusi untuk mengatasi persoalan ini adalah dengan mengembangkan sumber energi alternatif yang dapat diperbaharui, seperti bioetanol.
Salah satu tanaman yang dapat diandalkan sebagai sumber energi alternatif adalah Aren (Arenga pinnata), karena tanaman ini menghasilkan nira (sebagai hasil utama) yang dapat diolah menjadi bioetanol. Setiap pohon Aren dapat menghasilkan 15 liter nira per hari.

Nira dapat difermentasi menjadi bioetanol. Untuk menghasilkan 1 liter bioetanol diperlukan 15 liter nira. Bila setiap pohon Aren menghasilkan 15 liter nira per hari dan dalam satu tahun nira dapat disadap selama 200 hari, maka produksi nira mencapai 3.000 liter/pohon/tahun. Dengan demikian setiap pohon dapat menghasilkan 200 liter bioetanol per tahun. Bila populasi tanaman Aren tiap hektar 100 pohon dan hanya 10% yang diolah menjadi bioetanol, maka setiap tahun akan dihasilkan lebih dari 0,95 juta kiloliter bioetanol, atau 4,75 juta kiloliter dalam 5 tahun.


Nira dari pohon Aren


Bioetanol


Dalam roadmap bahan bakar nabati, pada tahun 2015 Indonesia akan memerlukan bioetanol sebanyak 2,78 juta kiloliter. Ini berarti kontribusi Aren dalam pemanfaatan bioetanol menjadi Gasohol E-10 mencapai 171%. Gasohol E-10 adalah campuran 10% bioetanol dan 90% premium. Bilangan oktan etanol adalah 118, sedangkan bilangan oktan premium 88. Jadi bilangan oktan Gasohol E-10 adalah (0,9 x 88) + (0,1 x 118), atau 91. Nilai oktan Gasohol E-10 sebesar 91 ini hampir sama dengan Pertamax yang memiliki nilai oktan 91,5.

Pengolahan Nira Menjadi Etanol

Proses pengolahan nira menjad etanol sama dengan pengolahan pati atau selulosa menjadi etanol. Pengolahan bahan berpati (starchy biomass) atau berselulosa (cellulosic biomass) dapat menggunakan cara enzimatis, namun untuk nira digunakan cara fermentasi. Diagram alir proses fermentasi nira menjadi etanol 99,5% dapat dilihat pada gambar di bawah ini.



Artikel Terkait